Silakan Beri Nilai Aplikasi Ini:

Mengetahui Volume Darah: Pengetahuan Penting untuk Kesehatan Peredaran Darah

Pendahuluan

Darah adalah sumber kehidupan tubuh manusia, darah, sangat penting untuk menjaga homeostasis dan menjamin operasi yang benar dari berbagai fungsi fisiologis. Konsep kesehatan peredaran darah berkisar pada volume darah, sebuah elemen penting yang berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Kami mengeksplorasi relevansi volume darah, konstituennya, regulasinya, dan perannya dalam menjaga kesehatan sistem kardiovaskular dalam artikel ini.

Menentukan Volume Darah

Seluruh jumlah darah yang beredar di dalam sistem peredaran darah seseorang disebut sebagai volume darah. Trombosit, plasma, sel darah putih, sel darah merah, dan komponen seluler dan cairan lainnya membentuk cairan vital ini. Mengetahui volume darah sangat penting untuk mendiagnosis dan mengobati berbagai gangguan medis.

Komponen Volume Darah

  • Plasma:

    Cairan kompleks yang membentuk sekitar 55% volume darah terdiri dari air, elektrolit, protein (termasuk albumin dan globulin), hormon, dan produk limbah. Darah berfungsi sebagai saluran untuk pergerakan bahan limbah, hormon, dan nutrisi ke seluruh tubuh.

  • Unsur-unsur yang Terbentuk:

    Sel darah merah (yang membawa oksigen), sel darah putih (yang menjalankan fungsi imunologi), dan trombosit (yang penting untuk pembekuan darah) membentuk komponen seluler, yang membentuk sekitar 45% volume darah. Interaksi komponen-komponen ini diperlukan untuk menjaga keseimbangan sistem peredaran darah tetap utuh.

Kontrol Volume Darah

Volume darah diatur secara ketat oleh tubuh untuk mempertahankan fungsi kardiovaskular yang ideal. Volume darah dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:

  • Asupan dan Kehilangan Cairan:

    Menjaga keseimbangan air dalam tubuh dan mengonsumsi cairan yang cukup melalui minum sangat penting. Dehidrasi, yang didefinisikan sebagai penurunan kadar air, dapat menyebabkan penurunan volume darah, yang dapat berdampak pada sirkulasi dan tekanan darah.

  • Regulasi Hormonal:

    Kemampuan ginjal untuk menyerap kembali air sangat dipengaruhi oleh hormon, termasuk hormon aldosteron dan hormon antidiuretik (ADH). Hormon-hormon ini memengaruhi keseimbangan cairan, yang membantu menjaga volume darah.

  • Kontrol Tekanan Darah:

    Ada hubungan antara tekanan darah dan volume darah. Sensor khusus di ginjal dan arteri darah melacak variasi tekanan darah dan memberikan sinyal untuk mengatur volume darah yang sesuai.

Konsekuensi Klinis

Penilaian volume darah sangat penting dalam sejumlah situasi klinis:

  • Prosedur Pembedahan:

    Pengukuran volume darah yang akurat sangat penting untuk menghindari konsekuensi dari perdarahan yang berlebihan atau kelebihan cairan.

  • Gangguan Kardiovaskular:

    Penyakit yang memengaruhi kapasitas pemompaan jantung, seperti gagal jantung, dapat menyebabkan aliran darah tidak mencukupi dan penurunan volume darah.

  • Dehidrasi dan Overhidrasi:

    Dehidrasi atau retensi cairan yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan volume darah, yang menekankan pentingnya mempertahankan hidrasi yang tepat.

Kesimpulan

Kunci untuk memahami dan menjaga kesehatan jantung adalah volume darah. Pengaturannya yang kompleks memastikan tubuh mendapatkan oksigen dan mineral yang cukup dan secara efektif membuang limbah. Pemantauan yang sering dan pengetahuan tentang variabel yang memengaruhi volume darah dapat mencegah dan mengobati berbagai penyakit, meningkatkan kesehatan secara umum dan umur.

ALAT

Mengetahui Volume Darah Itu Mudah

PERTANYAAN YANG SERING DIAJUKAN

Pada individu tanpa kondisi yang mengancam jiwa, persamaan Lemmens-Bernstein-Brodsky lebih akurat untuk rentang berat badan dan indeks massa tubuh yang lebih besar (Allen, 1962). Persamaan Nadler Untuk pria, volume darah sama dengan 0,6041 + (0,03219 × W) + (0,3669 × H^3). Volume darah pada wanita sama dengan (0,3561 × H^3) + (0,03308 × W) + 0,1833.

Volume darah untuk orang dewasa adalah 70 mililiter per kilogram berat badan untuk laki-laki, 65 mililiter per kilogram untuk perempuan, dan 70-75 mililiter per kilogram untuk anak-anak (satu tahun ke atas).

Sebuah artikel tahun 2020 menyatakan bahwa rata-rata tubuh manusia dewasa memiliki sekitar 10,5 liter (5 liter) darah, meskipun hal ini dapat bervariasi berdasarkan sejumlah faktor. Darah seorang wanita dapat meningkat hingga 50% selama kehamilan.

Tanggapan dan Pembenaran: Darah adalah campuran kimiawi dan bukan senyawa kimia, oleh karena itu tidak ada rumus untuk darah. Darah terdiri dari plasma dan hemoglobin. Tiga kategori protein membentuk plasma: fibrinogen, globulin, dan albumin.

Satu unit RBC memiliki volume sekitar 200 mL sel darah merah, 100 mL larutan aditif, dan sekitar 30 mL plasma, dengan hematokrit sekitar 55%.

Jika Anda mengetahui berat badan Anda dalam pound, kalikan dengan 0,45 untuk mendapatkan berat badan dalam kilogram. Selanjutnya, kalikan berat kilogram tubuh Anda dengan salah satu angka berikut untuk menentukan perkiraan mililiter volume darah total: Volume darah pada pria berotot adalah 75 mililiter per kilogram berat badan. Pria sering memiliki 70.

Karena total volume darah yang beredar adalah sekitar 7% dari berat badan, maka total volume darah pasien pria dengan berat badan 70 kg adalah sekitar lima liter.

Sebagian besar mamalia memiliki volume darah antara 7 hingga 9% dari berat badan optimal mereka. Manusia setinggi 5 kaki dengan berat setengahnya (50 kg) akan memiliki kapasitas darah 6 hingga 8 liter, sementara raksasa setinggi 7 kaki dengan berat 100 kg (15 St 10 kg) akan memiliki volume darah 7 hingga 9 liter (12,3 hingga 15,85 Pint Inggris).

Kalkulator Volume Darah yang Akurat